English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Senin, 31 Maret 2014

Jangan Pilih Para Maling Jadi Wakil Rakyat

Ibnu Hajar Tanjung Berorasi di Kampanye Terbuka Partai Gerindra di Mustikajaya :
Jangan Mau Dipimpin Oleh Presiden Boneka

Mayjend H.Asril Tanjung memberikan contoh mencoblos Ibnmu Hajar Tanjung
Belasan ribu kader dan simpatisan partai Gerindra membuat merah Kota Bekasi yang mengadakan kampanye terbuka terakhir di lapangan Pedurenan, Kelurahan Pedurenan.

Meskipun hujan mendadak turun membasahi sejam lamanya pada sebagian besar wilayah kota Bekasi, Minggu, 30 Maret 2014, namun semangat para pengunjung tidak surut apalagi berkurang untuk sekadar pulang.

Semakin siang semakin banyak berdatangan para simpatisan dan kader serta relawan caleg baik untuk DPR RI, DPR Provinsi Jawa Barat dan caleg DPRD Kota Bekasi.


Kampanye Gerindra dengan sound system menggelegar Pedurenan, Mustikajaya
Meskipun yang hadir dan naik ke panggung hanya beberapa caleg dari dapil tertentu, tapi pada kenyataannya hampir datang semua kader, relawan dan simpatisan dari semua dapil di Kota Bekasi.

Hal ini terlihat dari para caleg mulai dari dapil 1 Bekasi Timur, dapil 2 dan juga beberapa caleg lainnya dari dapil 3, dapil 4, dapil 5 & dapil 6.

Acara yang dibawakan oleh MC yang juga caleg dapil 3 nomor urut 3, Halimatun Sakdiyah memang tampak begitu heboh dan padat dengan orasi yang bergantian mulai dari caleg DPR RI seperti, Pradi Supriatna bernomor urut 6 memberikan orasi yang dibatasi selama 3 menit, setelah itu caleg Sayang caleg nomor urut 1, Ir. Nuroji tidak bisa hadir tanpa kabar jelas.

Kemudian giliran berikutnya adalah Dr. (cand) Anggawira, ST., MM caleg Gerindra termuda untuk DPR RI di dapil Jabar VI yang memberikan orasi dengan memberikan penghormatan kepada orang yang dianggap sebagai bapak angkatnya, yakni Mayjend TNI (purn) H.Asril Hamzah Tanjung, SIP.

Lelaki muda kelahiran 1982 ini menggenakan pakaian kasual menyampaikan terima kasihnya kepada caleg DPRD Kota Bekasi yang berkenan hadir terutama kepada Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi, Ibnu Hajar Tanjung selaku pemrakarsa kampanye terbuka yang mampu mengerahkan sedikitnya belasan ribu orang ini.

Massa relawan, simpatisan dan kader Gerindra menyemut penuhi lapangan
Setelah Anggawira, barulah naik ke atas panggung caleg salah satu jenderal perempuan pertama di Angkatan Laut yakni Laksma (purn) Christina M. Rantetana, SKm, MPh yang jadi caleg Gerindra untuk DPR RI dapil Kota Bekasi dan Kota Depok. Dengan senyum manisnya, laksamana madya perempuan ini mengucapkan assalamualaikum dengan lengkap dan utuh, meski sedikit aneh terdengar tapi wanita beragama Katholik ini begitu fasih mengucapkannya kepada seluruh kader, relawan dan simpatisan yang masih memadati lapangan yang becek oleh hujan selama sejam itu.

Ketika menyampaikan orasinya, Christina M, Rantetana menyebutkan, "Terima kasih kepada Ibnu Hajar Tanjung, sebagai Ketua DPC Gerindra terbaik se Indonesia, yang kini telah menyelenggarakan acara kampanye ini seperti sekarang ini," teriak caleg DPR RI bernomor urut 5 ini di atas panggung.

Hebohnya lagi meskipun diguyur hujan, para pengunjung kampanye terbuka partai Gerindra ini tetap berada di lapangan Pedurenan dan tidak banyak yang pulang masih setia menunggu hingga acara selesai. Orasi pun berlanjut diisi beberapa caleg DPR RI dan DPRD provinsi serta beberapa caleg DPRD Kota Bekasi, dan pada puncaknya setelah diselingi hiburan musik yang dibawakan oleh beberapa penyanyi dangdut dan kelompok musik reggae yang dibawakan anak-anak remaja belasan tahun, barulah orasi oleh juru kampanye nasional partai Gerindra, yakni H.Asril H. Tanjung, yang juga caleg DPR RI untuk dapil Jakarta Timur.

Tak lupa juga juru kampanye provinsi Jawa Barat, yakni sang artis sekaligus caleg DPR RI, Derry Drajat memberikan orasinya yang sangat agitatif, mengajak para pengunjung kampanye untuk menjadi bagian dari sejarah pergerakan bangsa menjadi bangsa Indonesia yang berjaya. Jika mau membayar hutang indonesia yang kini sudah mencapai tiga ribu trilyun rupiah, hanya Prabowo Subianto yang mampu membayarnya jika dia terpilih jadi presiden RI.

Derry Drajat pun menambahkan, jika ingin seluruh lapisan rakyat Indonesia sejahtera, maka semuanya harus mau berubah dan  memilih calon-calon wakil mereka di dewan adalah para caleg dari partai Gerindra, karena hanya jika Gerindra menang, maka Prabowo jadi Presidennya.


Ibnu Hajar Tanjung di atas panggung mengajak massa menangkan Gerindra
Ketua DPC mengatakan dalam orasi kampanye dengan berapi-api, "Kita tidak mau memilih para maling-maling jadi anggota legislatif untuk bisa duduk kursi dewan dan kita juga tak mau dipimpin oleh presiden boneka," teriakan caleg nomor 1 ini begitu menggelegar didukung kekuatan 30.000 watt speaker yang digantung setinggi delapan meter di samping kanan-kiri panggung.

"Ambil uangnya jangan pilih orangnya, coblos saja caleg Partai Gerindra" teriak Ibnu Hajar Tanjung membakar semangat hadirin menyikapi praktek politik uang para politisi yang melakukan serangan fajar. Para relawan dan kader serta partisan yang sebagian besar didominasi oleh simpatisan tanpa bayaran pendukung dirinya itu.

Saat Ibnu Hajar Tanjung meneriakkan "Gerindra...!" para simpatisan menyambutnya dengan teriakan, "Menang...!". Kemudian Tanjung kembali meneriakkan "Prabowo....!" yang disambut langsung dengan teriakan massa "Presiden!!!" membahana.

Orasi paling akhir ditutup oleh juru kampanye nasional sekaligus salah satu ketua DPP Partai Gerindra, yakni Mayjend (purn) H.Asril Hamzah Tanjung, SIP yang hadir bersama Laksmana Iwan Coswara dan mendapat kalung ucapan selamat datang.

Para tamu caleg DPR RI dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bekasi
Dalam orasinya, Mayjend (purn) Asril Tanjung mengemukakan, bahwa yang paling besar sedang dihadapi bangsa ini ada tiga. Pertama adalah korupsi, kedua adalah terorisme, dan yang ketiga adalah narkoba. Setelah menjelaskan ketiga bahaya tersebut dengan membandingkannya dengan program-program partai Gerindra dan juga contoh betapa kader partai Gerindra selama 6 tahun ini terbilang masih bersih, maka mereka masih ada harapan untuk bisa jadi wakil rakyat yang bisa dipilih oleh bangsa ini jadi pemimpin masa depan. Jika hendak menjadikan bangsa ini sejahtera dan mandiri di segala bidang, maka berilah dukungannya kepada partai yang sudah terbukti bersih dan bebas korupsi.

"Jika mau warga Bekasi sejahtera, maka pilihlah partai Gerindra," teriak Asril Tanjung mendukung penuh Ketua DPC Partai Gerindra ikut pilkada mendatang. "Saya ajak saudara sekalian agar  Ibnu Hajar Tanjung bisa maju dan menang jadi Walikota Bekasi pada pilkada mendatang!" pungkas sang jenderal berteriak dengan gemuruh ke tengah massa.

Menyambut kedatangan Marsekal Iwan Coswara sebagai satu tamu kehormatan
Ramai dan hebohnya kampanye terbuka partai Gerindra tercatat sebagai kampanye parpol yang paling besar dan paling ramai dikunjungi simpatisan dan kadernya, demikian disinyalir oleh salah satu pimpinan Panwaslu Kota Bekasi, saat dia sedang mengawasi kampanye ini. Untuk massa yang hadir dan duduk saja tidak kurang dari delapan ratus kursi, sedangkan massa yang hadir berdiri menyesaki lapangan yang sedikit becek di sana sini.

Sebagai puncak acaranya adalah pemberian contoh bagaimana mencoblos surat suara pada pemilu 9 April nanti, yang dipimpin oleh Mayjend H. Asril H. Tanjung, dengan mencoblos baliho surat suara berukuran besar dengan bambu runcing pada nama caleg nomor urut satu, Ibnu Hajar Tanjung.

SidikRizal - pengamat sosial politik Kota Bekasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google+ Followers