English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Senin, 03 Februari 2014

Jibang Menang, Semua Senang, Banjir Hilang

Banjir Meresahkan Warga, Caleg Ini Bersumpah Akan Perjuangkan Program Penanganan Banjir Terpadu

Jln raya di depan rumah H.Bambang Supriyadi, di HBR, banjir sebetis

Sebuah kalimat kampanye yang cukup memukul telah diucapkan caleg kreatif ini dengan memanfaat momentum bencana banjir sebagai salah satu indikator bahwa ini adalah kegagalan para wakil rakyat yang duduk pada periode lalu.

"Kalau sudah banjir seperti ini, kemana saja wakil rakyat yang dipercaya untuk membela kepentingan rakyat berupa peningkatan pembangunan serta perawatan infrastruktur yang terpadu. Banjir adalah bukti kegagalan para wakil rakyat dan eksekutif dalam memberikan perlindungan lingkungan bebas bebas banjir." ungkap H.Bambang Supriyadi, caleg PPP No.2 untuk DPRD Kota Bekasi, Dapil V, Kec.Bekasi Barat dan Medan Satria di depan rumahnya di komplek Harapan Baru Regensi (HBR) Senin 3/Feb/2014.



Sebagai caleg dari PPP yang pada periode 2009 - 2014 hanya mendapatkan 2 kursi di DPRD Kota Bekasi, H. Bambang Supriyadi, terbilang berani mengeluarkan pernyataan bahwa apa yang selama diterima warga masyarakat khususnya di wilayah Bekasi Barat tempat dimana dia tinggal tidak memberikan dampak positif pembangunan infrastruktur yang signifikan.

"Jika mereka memang benar bekerja, tentunya pengalaman bencana banjir pada tahun-tahun sebeblumnya seharusnya sudah menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk memperbaiku infrastruktur serta penanganan masalah banjir yang terpadu di seluruh wilayah," ujar Jibang, sapaan akrab H.Bambang Supriyadi dengan sedikit emosi, karena rumahnya termasuk di wilayah banjir yang kini rutin mendatangi wilayah lingkungannya setiap tahun.

"Dulu mungkin hanya banjir lima tahunan, tapi sekarang mengapa bisa setiap tahunnya banjir kami alami khususnya perumahan dan perkampungan yang memang berada di area rendah dan rawan banjir," geram Jibang atas tidak berjalannya fungsi perencanaan anggaran yang berpihak kepada lingkungan perumahan warga yang sering jadi korban banjir.

"Apa nggak malu duduk beberapa periode, tapi sama sekali tidak bertindak buat kepentingan warganya yang telah memilihnya sebagai wakil rakyat. Ini adalah pengkhianatan kepada amanah yang telah rakyat berikan kepada para anggota dewan yang duduk sekarang, apalagi sampai dua periode," bebernya menunjuk banjir yang kini sudah mencapai setengah betis.

Jika yang dimaksud dengan anggota dewan yang duduk, berarti Jibang mengarah kepada semua anggota dewan baik yang ada sedaerah pemilihan dengan dirinya. Sebagai caleg PPP, Jibang memang harus berjuang melawan inkamben (incumbent) dari partainya sendiri, yakni H.Muhammad Said dan anggota dewan lainnya, seperti H.Andi Zabidi dari Partai Demokrat dan H.Budhy Prihanto dari PDI Perjuangan.

Persaingan kampanye di antara para caleg pun kian memanas, dimana hal ini terlihat dengan semakin gencarnya pemasangan spanduk dan banner yang saling tumpah tindih di wilayah Perumahan Harapan Baru Regency, dimana persaingan bukan saja di antara para caleg yang tinggal di daerah ini, namun tak sedikit para caleg dari kelurahan lain yang memasang spanduk dan mini banner di banyak pepohonan komplek perumahan HBR yang sering berlangganan banjir setiap tahunnya ini.




Itulah sebabnya dalam kampanyenya di bulan mendatang, Jibang akan menyuarakan betapa penanganan masalah banjir akan menjadi satu hal paling penting yang akan diperjuangkannya. "Saya akan sampaikan kepada konstituen saya, bahwa musibah banjir yang kita alami sekarang ini sebenarnya bukan semata kesalahan warga masyarakat khususnya mereka yang tinggal di lingkungan saya, tapi juga karena para wakil rakyat dan kepala daerah dalam hal ini walikota yang terlambat dan terkesan tak mendahulukan bagaimana mencegah bencana banjir dengan penanganan teknis yang terpadu dan mudah dipahami oleh seluruh instansi terkait." ujar Jibang sedikit berapi.

Kampanye dengan memasang spanduk dan mini banner tak terhenti saat banjir melanda di kawasan HBR
Baginya kelalaian para anggota dewan yang kini duduk di DPRD Kota Bekasi entah siapapun itu, sudah tak bisa dimaafkan. Mereka sama sekali mengabaikan kepentingan warga terutama mereka yang tinggal di kawasan langganan banjir. Pastinya hal ini akan membuat elektabilitas mereka berkuirang, dan hal inin yang harus diperjuangkannya agar warga masyarakat yang kecewa mau mendukungnya sehingga dia bisa berbuat banyak bagaimana banjir bisa diatasi secepat mungkin. Apakah H.Bambang Supriyadi bisa meyakinkan warga di lingkungannya untuk mendukungnya meraih suara terbanyak sehingga dia bisa menduduki kursi di DPRD Kota Bekasi, dimana dia bisa merealisasikan janjinya untuk mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di Kota Bekasi? Kita lihat saja nanti!

Sidik Rizal - kandidat-kandidat.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google+ Followers