English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Kamis, 17 Juni 2010

Cut Tari: Akankah Perkawinannya Berada di Persimpangan Jalan?

Ketika Popularitas Menjadi Taruhan bagi Keluarga

Profil
Nama: Cut Tari Tanggal lahir: 01 November 1977
Hubungan: Menikah Zodiak: Scorpio
Lahir di: Jakarta Debut: Pemenang Gadis Sampul 1991

Peran pembantu yang diperankan pemilik nama lengkap Cut Tari Aminah Anasya dalam sinetron Sisi-Sisi Dunia, membuat namanya mulai berkilau di dunia hiburan Indonesia. Karakternya dalam beberapa sinetron serta komentar pedas namun menarik dalam mempresenteri sebuah acara infotainment membuat nama Cut Tari dikenal luas.


Aktris kelahiran Jakarta, 1 November 1977 ini mengikuti banyak latihan keterampilan sejak belia. Ia sempat belajar  piano dan organ namun tidak diteruskan. Dia malah mengasah bakatnya di bidang modeling. Memang, sejak kecil anak ketiga dari empat bersaudara tersebut sangat gemar bergaya di depan kamera dengan berbagai pose.

Memasuki usia 13 tahun, wanita yang kerap disapa Ully tersebut semakin sering berfoto dan mengikuti berbagai ajang pemilihan model remaja. Gerbang karirnya terbuka saat gadis berdarah Aceh itu masuk sebagai pemenang Gadis Sampul 1991. Dari situ, selama beberapa tahun, Ully tampil dalam berbagai majalah sebagai model remaja. Tawaran iklan yang pertama hinggap pada Ully saat usianya mencapai 16 tahun. Ully terpilih sebagai bintang pada sebuah produk kecantikan remaja, Belia.  

Terjun ke Sinetron
Ully mendapat peran pertamanya di dunia seni peran saat mengiyakan ajakan Harry De Fretes untuk tampil sebagai bintang tamu dalam sinetron komedi Dongeng Langit. Peran Ully selanjutnya adalah sinetron Sisi- sisi Dunia (1993). Di sini, Ully mendapat peran sebagai pembantu. Melalui sinetron ini, wajah cantik Ully dikenal masyarakat.

Daftar perjalanan karir Tari di sinetron terbilang cukup banyak. Sinetron yang dibintangi lulusan Stamford College Jakarta ini antara lain Perjalanan, Melati, Doaku Harapanku, Kafe Biru, Dewi Fortuna, Tersanjung dan Rosalinda. Sebagian besar perannya sebagai tokoh antagonis dan memiliki karakter pemarah. Tari mengakui terkadang dirinya merasa jenuh dengan perannya yang antagonis, sering mendominasi serta menampakkan seseorang yang galak. Meski demikian, Tari tetap melakoni peran antagonis dan karakter jahat seperti karakter yang ia perankan dalam sinetron Ratapan Anak Tiri, So What Gitu Loh, Roda-Roda Cinta, dan Tersanjung 6. Tari juga berperan dalam beberapa sinetron religius diantaranya Hidayah. Selain berperan dalam sinetron dan menjadi presenter acara, Tari kerap hadir sebagai bintang tamu dalam berbagai acara. 

Tari tetap menjadi ikon kecantikan di masa dewasanya. Sebuah produk kosmetik wanita dewasa, PIXY memakainya sebagai bintang iklan. Tari juga menjadi bintang iklan  produk penyejuk ruangan.

Setelah menikah, Tari tak terlalu menghabiskan waktu untuk sinetron. Sebagai seorang istri dan ibu, Ully mengaku sangat menikmati waktu bersama keluarga dan membesarkan putri semata wayangnya.  Namun bukan berarti ia tak tampil sama sekali. Sesekali, Tari tetap tampil sebagai bintang tamu atau pembawa acara dalam berbagai acara. 

Setelah menikah, Tari mengaku lebih selektif memilih jenis pekerjaan yang ia terima. Kehadiran Tari di dunia hiburan ditandai dengan peran sebagai seorang presenter sebuah acara infotainment bertitel Insert di stasiun televisi swasta Trans TV. 

Komentar yang tajam serta baju-baju seksi yang kerap ia pakai saat syuting membuat namanya kembali tenar setelah sempat meredup. Komentar-komentarnya  itu pulalah yang membawa predikat sebagai Presenter Infotainment pada ajang penganugerahan Panasonic Awards 2009 jatuh ke tangannya.

ASMARA
Cut Tari menjalin kisah asmara dengan Johannes Yusuf Subrata. Keduanya kemudian menikah pada 2004. Dari pernikahannya, Tari dikaruniai seorang anak putrid yang diberi nama Sidney Azkassyah Yusuf dilahirkan secara cesar di sebuah rumah sakit di Jakarta pada 10 Oktober 2007.
Setelah menikah, memiliki anak serta kembali menorehkan prestasi di dunia presenter tak lantas membuat Tari berhenti dan melupakan dunia akting.  Tari kembali ke layar televisi dan kemudian membintangi beberapa judul sinetron seperti Pelangi, Cinta Intan, Cinta Bunga dan paling anyar adalah Hafizah yang dirilis pada 2009. 

Komentar tentang Cut Tari

Berita Terkait dengan Cut Tari

CUT TARI DITINGGAL SUAMI

Diperiksa Polisi Selama 8 Jam Ariel-Luna Maya Buka Mulut

JAKARTA – SURYA-
Presenter cantik Cut Tari akhirnya memenuhi panggilan Mabes Polri, Senin (14/6). Ia diperiksa terkait video seks dengan pelaku mirip dirinya dan Ariel `Peterpan` yang beredar di internet.


Cut Tari datang bersama suaminya, Johannes Joesoef Subrata sekitar pukul 09.30 WIB. Cut Tari terlihat berjalan kaki dan sempat menyapa para wartawan. Tapi, Cut Tari yang mengenakan blus putih dan rok hitam itu tidak menjawab pertanyaan wartawan. Ia hanya menanggapinya dengan senyuman sembari terus menggandeng tangan suaminya hingga masuk ke Gedung Bareskrim Mabes Polri. Tidak tampak pengacara mendampingi pasangan suami istri tersebut.

“Kami mau dimintai keterangan, ya datang,” kata Joesoef, suaminya.

Mantan presenter Insert itu diperiksa sekitar 8 jam. Namun, sebelum pemeriksaan selesai atau setelah menunggu pemeriksaan lebih dari 7 jam, Johannes Joesoef Subrata memilih meninggalkan istrinya. Kala itu, Cut Tari sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Bareskrim. Selama pemeriksaan itu, Cut Tari juga tak didampingi pengacaranya, Malik Bawazier.

Kepergian Joesoef sekitar pukul 16.55 WIB itu mengejutkan banyak peliput karena ia keluar dari pintu belakang Kantor Bareskrim. Padahal, ketika datang ke Mabes Polri pagi harinya, ia dan Cut Tari secara terang-terangan melewati pintu depan Kantor Bareskrim Mabes Polri.

Tidak ada penjelasan mengapa setelah menunggu lebih dari tujuh jam, Joesoef justru meninggalkan istrinya saat masih diperiksa. Juga tidak ada penjelasan apakah Joesoef ada keperluan lain yang lebih penting, sehingga harus meninggalkan istrinya.

Yang jelas, saat keluar dari ruang pemeriksaan istrinya, Joesoef mendapat pengawalan ketat polisi. Tak sepatah kata pun meluncur dari bibirnya kepada media. Dengan langkah terburu-buru, Joesoef lmemasuki mobil Honda CRV yang sudah siap di pintu belakang Bareskrim.

Sejurus kemudian, pengemudi mobil itu tancap gas dan mobil meninggalkan Mabes Polri. Sejumlah peliput yang mencoba mengambil gambar Joeseof tak berhasil menyusul laju mobil.

Sikap bungkam Joesoef ini berbeda dengan ketika ia datang ke Mabes Polri pagi harinya saat mendampingi istri. “Ini panggilan pertama. Diminta keterangan,” ucapnya ketika baru menjejakkan kaki di Mabes Polri.
Ketika dimintai tanggapan atas pernyataan Polri bahwa tidak ada rekayasa dalam video seks berdurasi lebih 8 menit yang beredar di dunia maya, Joesoef yang menikahi Cut Tari pada 9 Januari 2004 ini menukas, “Tanya aja polisi.”

Pada 9 Juni lalu, saat ditemui di kediamannya di Jalan Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Cut Tari membantah soal video panas itu. “Terserah orang berpendapat apa, berpikir apa itu hak semua orang. Kalau soal kenal semua orang juga kenal. Saya tak bisa melarang orang untuk berpendapat,” kata Cut Tari ketika itu.

Bagaimana hasil pemeriksaan Cut Tari kemarin, belum ada penjelasan resmi, baik dari kepolisian maupun Cut Tari. Bahkan usai pemeriksaan sekitar 8 jam itu, Cut Tari mengecoh wartawan, sehingga pulangnya tak diketahui.

Menurut sumber di kepolisian, Cut Tari keluar melalui pintu Puslabfor. Wartawan terkecoh karena saat meninggalkan Mabes Polri, bintang iklan makanan cepat saji itu keluar dengan mengenakan kerudung.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang mengatakan Cut Tari diperiksa sebagai saksi. “Cut Tari diperiksa sebagai saksi terkait beberapa isu yang berkembang belakangan ini, yang menyebut nama beliau dalam pemberitaan terkait tayangan yang diduga pornografi,” tutur Edward di Bareskrim.

Hingga kini polisi masih terus menyelidiki kasus itu. “Video itu tidak ada rekayasa. Video itu nggak ada sunting kiri sunting kanan. Tetapi, pelakunya yang belum bisa disimpulkan,” ujarnya.

Edward mengatakan, Ariel bisa terkena Pasal 284 KUHP tentang Perzinaan jika terbukti benar menjadi pelaku dalam video porno yang beredar di jagat maya. Pasalnya, hingga kini Cut Tari masih memiliki suami.
Namun, ancaman pidana itu baru bisa berlaku apabila ada pihak yang melaporkannya. “Dan itu harus ada keberatan dari suami atau istri. Kalau enggak ada yang melaporkan, ya enggak bisa,” terangnya lagi.

Suami Cut Tari, Johannes Joesoef Subrata, sejauh ini belum mengambil langkah hukum apa pun atas peredaran video seks tersebut. Ia justru mendukung istrinya dalam menghadapi masalah itu. Ia juga mengaku tetap memercayai dan mencintai Cut Tari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Google+ Followers